PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofarmakologiToksikologi

Amethystic

amethystic

Ringkasan Singkat

Berkaitan dengan zat atau tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah atau membalikkan efek mabuk akibat alkohol.

Istilah amethystic berasal dari kata Yunani amethystos, yang secara harfiah berarti "tidak mabuk". Dalam sejarah dan farmakologi, istilah ini merujuk pada agen atau senyawa yang dipercaya dapat menetralkan efek intoksikasi dari konsumsi etanol (alkohol). Keyakinan kuno bahwa batu kecubung (amethyst) dapat mencegah kemabukan adalah asal-usul dari penamaan ini.

Dalam konteks medis modern, penelitian tentang zat amethystic berfokus pada penemuan antagonis alkohol yang dapat bekerja pada reseptor sistem saraf pusat untuk dengan cepat membalikkan efek sedatif alkohol. Meskipun beberapa zat seperti nalokson atau flumazenil telah dipelajari, saat ini belum ada agen amethystic yang disetujui secara luas untuk penggunaan klinis rutin guna menetralkan mabuk alkohol secara instan pada manusia. Pemahaman tentang zat-zat ini penting dalam bidang toksikologi dan kedokteran darurat.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Noble, E. P. (1994). The search for an amethystic agent.
  • Alcohol and Alcoholism Journal.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback